Dunia sastra Indonesia mengalami perkembangan dari zaman dahulu hingga saat ini masih terus berkembang. Maka dari itu terdapat beberapa perbedaan dalam karya sastra zaman dahulu dengan sekarang. Untuk mengetahui perbedaannya maka kita harus mengetahui terlebih dahulu mengenai jenis karya sastra tersebut. Pada artikel ini, kita akan belajar bersama tentang jenis karya sastra pada zaman dahulu atau biasa disebut karya sastra lama.

A. Sastra Melayu Klasik

Bentuk karya sastra yang ditulis dan berkembang sebelum tahun 1900 sering digolongkan sebagai karya Sastra Melayu Lama atau Sastra Melayu Klasik. Bentuk karya ini ada yang berupa puisi ada juga yang berupa prosa.

B. Puisi Lama (Pantun, Syair, Gurindam)

  1. Pantun

    Pantun adalah bentuk puisi dengan ketentuan satu bait terdiri dari 4 baris, bersajak akhir ab ab, terbagi menjadi sampiran (baris 1 dan 2) dan isi (baris 3 dan 4). Pantun memiliki beberapa macam antara lain: pantun biasa, pantun kilat (karmina), talibun (pantun yang terdiri lebih dari 4 baris). Sedangkan berdasarkan isinya, pantun dapat digolongkan menjadi pantuna anak-anak, remaja, masihat, dan dagang.

  2. Syair

    Syair adalah bentuk puisi dengan ketentuan satu bait terdiri dari 4 baris, bersajak akhir a aa isi merata.

  3. Gurindam

    Gurindam merupakan salah satu jenis puisi melayu klasik yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

    • Terjadi dari sebuah kalimat majemuk bertingkat yang terbagu dua baris.
    • Bersajak akhir sama (aa).
    • Berisi nasihat.

    Gurindam yanng terkenal adalah Gurindam dua belas (yang terdiri dari 12 pasal) karya Raja Ali Haji.

C. Prosa Lama (Hikayat, Dongeng, Kisah)

Hampir seluruh prosa lama berbentuk hikayat atau dongeng. Hikayat adalah karya bentuk prosa yang menceritakan kehidupan dewa-dewa dan raja-raja yang penuh dengan lukisan kejadian yang gaib-gaib yang kadang-kadang tak masuk di akal. Contoh hikayat adalah Hikayat Hang Tuah, Hikayat Bayan Budiman, Hikayat Panji Semirang.

D. Cerita Rakyat

Cerita rakyat adalah cerita dari zaman dahulu yang hidup di kalangan rakyat yang diwariskan secara lisan yang tak jelas siapa pembuat cerita yang pertama kali (anonim). Cerita rakyat bisa berupa legenda dan mite (dianggap benar-benar terjadi), dan dongeng (dianggap tidak benar-benar terjadi).

Nah sekian dulu pembahasan tentang Karya Sastra Lama. Semoga dapat membantu sobat bangkusekolah.com. Sampai jumpa pada postingan berikutnya.