Hai sobat bangkusekolah.com…

Kali ini kita akan belajar mengenai periodisasi masyarakat Indonesia dan masa praaksara. Warisan nenek moyang pada jaman praaksara ialah alat-alat yang terbuat dari batu, kayu, tulang, logam dan lukisan pada dinding-dinding gua. Hal itu menjadi suatu bagian penting bagi kehidupan manusia. Peninggalan tersebut bisa menjadi historis bagi generasi penerus untuk mempelajari sejarah pada masa itu. Jejak historis tersebut dibagi menjadi dua jenis,  yaitu historis berwujud peninggalan benda dan historis aksara.

A. Tradisi Berpindah Tempat ( Zaman Paleolitikum)

Ada tradisi hidup berpindah tempat yang dilakukan oleh manusia jenis Pithecanthropus. Gaya hidup mereka ialah tinggal di gua-gua yang lokasinya dekat dengan sumber makanan. Ketika di daerah tersebut sudah tidak ada lagi sumber makanan yang bisa dimanfaatkan, mereka akan pergi ke lain tempat. Jenis alat yang digunakan oleh mereka ialah kapak genggam yang terbuat dari bahan batu.

B. Hidup setengah menetap (Zaman Mesolitikum)

Kemudian, seiring perkembangan zaman, manusia zaman dahulu memiliki kebudayaan setengah menetap. Dikenal sebagai zaman mesolitikum. Mereka tinggal di gua dan sudah mengenal adanya sampah kerang (kjokkenmoddinger). Alat-alat yang digunakan ialah kapak genggam, kapak Sumatera, pipisan dan kapak pendek.

C. Tradisi Hidup Menetap ( Zaman Neolitikum)

Di zaman ini, manusia sudah mengenal adanya bercocok tanam. Jadi, mereka tidak sepenuhnya mengandalkan alam untuk bertahan hidup. Kegiatan bercocok tanam yang dilakukan ialah menanam ubi, padi, dan talas. Peralatan yang digunakan lebih maju dibandingkan dengan zaman sebelumnya. Peninggalan zaman ini ialah kapak lonjong dan kapak persegi. Peralatan ini digunakan untuk menggarap tanah. Disebut kapak lonjong karena bentuknya bulat telur.

D. Tradisi Megalitikum

Zaman Megalitikum disebut sebagai zaman batu besar. Ini karena ditemukan beberapa peralatan yang ukurannya besar seperti dolmen, sarkofagus, menhir.

Menhir ialah tugu besar terbuat dari batu yang dipercaya sebagai tempat roh nenek moyang. Lalu, dolmen ialah meja batu yang bentuknya besar. Sedangkan sarkofagus merupakan peti mati dari batu  berukuran besar. Ada yang menyebut sarkofagus sebagai waruga.

E. Zaman perundagian

Zaman perundagian ialah zaman di mana manusia sudah mulai mengenal kecanggihan teknologi. Ini karena manusia sudah mulai bisa membuat peralatan yang terbuat dari logam. Berikut ini alat yang dibuat :

  1. Nekara atau tambur besar
  2. Kapak corong atau kapak sepatu
  3. Arca perunggu
  4. Perhiasan perunggu, dan manik-manik.

Di zaman ini, manusia memiliki kepercayaan animisme yaitu percaya terhadap keberadaan roh nenek moyang.