1. Cara Dispersi

1.1 Dispersi Langsung (Mekanik)

Cara dispersi langsung dilakukan dengan cara menghaluskan terlebih dahulu zat terdispersi sebelum didispersikan ke dalam medium pendispersi. Pengecilan partikel dapat dilakukan dengan menggiling atau menggerus partikel sampai ukuran tertentu. Contoh :

  • Pembuatan sol belerang dalam air, serbuk belerang dihaluskan dahulu dengan menggerus bersama kristal gula secara berulang-ulang.
  • Pembuatan sol semen dengan cara langsung mencampur semen dengan air. Hal ini dapat langsung dilakukan karena partikel-partikel semen sudah digiling sedemikian rupa sehingga ukuran partikelnya menjadi ukuran koloid.

1.2 Homogenisasi

Pada cara ini digunakan alat homogenisasi untuk membuat koloid. Contoh :

  • Pembuatan susu kental manis bebas kasein dengan cara mencapurkan serbuk susu skim ke dalam air di dalam mesin homogenisasi sehingga partikel-partikel susu berubah menjadi seukuran partikel koloid.
  • Emulsi obat pada pabrik obat yang dilakukan dengan proses homogenisasi menggunakan mesin homogenisasi.

1.3 Peptisasi

Peptisasi merupakan suatu cara pembuatan koloid dengan cara penambahan elektrolit ke dalam suatu endapan. Elektrolit yang digunakan disebut peptisator.

1.4 Busur Bredig

Busur bredig merupakan suatu alat yang digunakan untuk membentuk koloid logam.cara kerja dari proses ini adalah dengan meletakkan logam yang akan dibentuk koloid pada kedua ujung elektrode . Setelah itu alat diberi arus listrik yang sangat kuat sehingga terjadi loncatan bunga api listrik. Logam akan menguap dikarenakan suhu tinggi akibat dari loncatan bunga api. Selanjutnya logam akan terdispersi  ke dalam air dan membentuk suatu koloid logam.

2. Cara Kondensasi

Cara kondensasi umumnya melibatkan reaksi kimia yang menghasilkan zat yang menjadi partikel-partikel terdispersi.

2.1 Reaksi Hidrolisis

Reaksi hidrolisis digunakan untuk membuat koloid basa yang berasal dari garam yang dihidrolisis. Contohnya adalah pembuatan sol Fe(OH)2 dengan cara memanaskan larutan FeCl3.

2.2 Reaksi Redoks

Koloid yang terjadi dari reaksi ini merupakan hasil oksidasi atau reduksi. Maka dari itu, dalma proses reaksinya melibatkan perubahan bilangan oksidasi. Contohnya adalah pembuatan sol belerang dengan cara mengalirkan gas H2S ke dalam larutan SO2.

2.3 Pertukaran ion

Zat-zat yangs ukar larut (endapan) yang dihasilkan pada reaksi kimia dapat dijadikan koloid yaitu dengan menggunakan pertukaran ion. Contohnya adalah pembuatan sol As2S3 dengan mengalirkan gas H2S ke dalma larutan As2O3.