LOADING...

Back To Top

March 23, 2019

Melakukan Pengukuran Panjang, Massa dan Waktu – BangkuSekolah

By

Hai sobat bangkusekolah.com, pada kesempatan kali ini, materi yang akan kita bahas yaitu mengenai bagaimana cara melakukan pengukuran panjang, massa dan waktu. Untuk mengukurnya, digunakan alat yang berbeda-beda.

Kamu harus bisa membedakan alat beserta fungsinya. Selain itu, cara penggunaan yang benar juga perlu diketahui supaya kamu bisa mendapatkan hasil pengukuran yang akurat.

1. Melakukan Pengukuran Panjang

Hayo, coba apa nama alat yang digunakan untuk mengukur panjang? Pastinya, kamu pernah melihat seseorang yang sedang melakukan pengukuran panjang. Contohnya seperti tukang katu, tukang kunci dan tukang jam.

Ketika seorang tukang kayu mengukur panjang balok-balok kayu, alat yang ia gunakan yaitu mistad dan rol meter. Kemudian, seorang tukang kunci dan tukang jam akan menggunakan alat yang namanya jangka sorong dan mikrometer sekrup untuk melakukan pengukuran panjang. Loh, kok beda ya alatnya? Sebab, tukang kunci dan tukang jam mengukur benda yang ukurannya kecil.

Nah, kamu sudah tahu belum nih cara mengukur panjang dengan alat-alat yang sudah disebutkan di atas. Kalau belum, berikut ini penjelasannya.

a. Pengukuran panjang dengan Mistar dan Rol Meter

Sebelum mulai mengukur dengan mistar atau rol meter, coba kamu amati garis-garis yang ada pada alat-alat tersebut. Garis-garis itu menunjukkan skala tertentu. Secara umum, ada dua skala pengukuran pada mistas yaitu dalam cm dan inci. Jarak terdekat atara dua garis panjang yang berhimpit adalah 10 kali skala terkecil (milimeter) pada satuan centimeter (cm) .

Pada mistar, skala pengukuran terkecil yaitu 1 milimeter. Lalu, tingkat ketelitian pada mistar yaitu 0,5 mm atau 0,05 cm.

Berikut ini cara melakukan pengukuran menggunakan mistar dan pensil dengan sudut pandang yang benar. Pertama, kamu harus menempatkan skala nol pada mistar tepat pada ujung benda. Lalu, kamu harus memperhatikan ujung benda yang lainnya. Nah, bacalah ada pada skala berapa ujung tersebut. Terakhir, matamu harus tegak lurus dengan tanda garis skala agar kamu bisa membaca skala pada penggaris dengan tepat.

Mudah bukan?

Prev Post

Peran Wirausaha Dalam Perekonomian – BangkuSekolah

Next Post

Menentukan Notasi dan Nilai Suatu Fungsi – BangkuSekolah

post-bars