LOADING...

Back To Top

March 13, 2019

Ciri ciri Negara Berkembang – BangkuSekolah

By

Hai sobat, pastinya kamu pernah mendengar istilah Negara berkembang. Ya, ada Negara maju dan Negara berkembang di dunia ini. Indonesia merupakan salah satu Negara Berkembang. Untuk memahami lebih lanjut mengenai apa itu negara berkembang berikut akan kita bahas ciri-ciri negara berkembang.

A. Arti Negara berkembang

Dahulu, Negara-negara Barat menamakan Negara bekas jajahan yang telah mendapatkan kemerdekaannya dan membangun diri dengan sebutan underdeveloped countries. Sedangkan Negara yang bersangkutan menamakan dirinya developing countries. Dengan nama tersebut, mereka menyatakan bahwa negaranya tidak backwar (terbelakang). Negara berkembang identik dengan penduduk yang berpendapatan rendah, jumlah penduduk banyak, dan teknologinya bertaraf rendah.

Sebagai ukuran sedang berkembangnya suatu Negara, dipakai taraf hidup. Ukuran lainnya yang sifatnya tidak materiil mencakup kondisi kesehatan penduduk, perumahan yang layak bagi masyarakat, meratanya kesempatan kerja serta jaminan sosial.

B. Sifat sifat umum Negara berkembang

Sifat umum, Negara berkembang merupakan aspek khusus dari kemiskinan, terutama sifat sosial dan ekonominya. Perserikatan bangsa-bangsa menganggap bahwa suatu Negara belum dapat dikatakan maju jika tingkat penghasilan per kapitany arendah.

Sebagai Negara berkembang, masalah-masalah tersebut haruslah diatasi.

a. Asal Mula Ekonomi Dualistis
Produksi dan komoditas ekspor Negara berkembang pada akhir abad-19 adalah produksi primer, terutama bahan makanan dan bahan mentah. Perekonomian Negara berkembang sangatlah terpadu dengan perekonomian dunia yang dikuasai oleh Negara-negara penjajah yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

Investasi yang ditujukan untuk pasar dalam Negara berkembang sangat kecil. Hal ini agar mereka tetap tergantung pada perekonomian penjajah. Jadi, sifat pokok dari perekonomian di Negara berkembang adalah ekonomis dualistis, yaitu industri ekspor yang terpadu dengan perekonomian dunia yang sudah menggunakan sistem modern. Di samping itu, ada kegiatan-kegiatan yang masih mempunyai tingkat subsistem. Kedua sektor kegiatan ini memproduksi barang-barang untuk pasar lokal dan terpisah dari perekonomian pasar modern.

b. Periode antara Perang Dunia I dan II Perang dunia membawa dua akibat bagi Negara berkembang, yaitu: 1) Peningkatan permintaan akan bahan mentah industri dan bahan makanan dari Negara berkembang. 2) Pengurangan ekspor barang-barang konsumsi ke Negara berkembang.

Keadaan tersebut mendorong Negara berkembang untuk pindah ke sektor industri. Meskipun masih mempunyai ekonomi dualistis, usaha kea rah perbaikan ekonomi sudah tampak.

Prev Post

Ekonomi Archives – Page 5 of 6 – BangkuSekolah

Next Post

August 2014 – BangkuSekolah

post-bars