Suhu dan Pengukurannya

Suhu dan Pengukurannya

321
0
SHARE

Hai, masih semangat belajar kan sobat bangkusekolah.com! pastinya dong. Kali ini, kita akan membahas mengenai suhu dan pengukurannya.

suhu-udara-termometer-illustrasi Suhu merupakan satu jenis besaran pokok yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Tahukah kamu apa itu suhu? Bagaimana cara mengukur suhu yang benar? Apa satuannya? Nah pertanyaan-pertanyaan tersebut akan bisa kamu jawab setelah membaca uraian berikut ini.

1. Pengertian Suhu

Ketika kamu membuat secangkir kopi hangat apa yang kamu rasakan saat menyentuhnya? Untuk membuatnya, apa saja bahan yang kamu perlukan? Lalu, jika kamu ingin membuat es teh, bahan apa saja yang kamu perlukan? Apakah sama? Tentunya tidak. Jika kamu ingin membuat kopi hangat, bahan yang kamu perlukan adalah beberapa sendok kopi, gula dan air hangat. Namun, jika kamu ingin membuat es teh, kamu akan memerlukan air es, teh dan gula.

Kamu bisa menentukan bahwa air kopi itu panas dan teh itu dingin dengan menyentuhkan. Ya, dalam kehidupan sehari-hari, suhu bisa diukur dengan penglihatan, sentuhan dan perasaanmu. Tapi benarkan jika indra peraba bisa digunakan untuk mengukur suatu suhu?

Ada contoh kasus. Ketika kamu pergi kemah ke pegunungan, kamu akan merasa kedinginan dan memerlukan jaket yang tebal untuk menghangatkan badan. Akan tetapi, penduduk asli pegunungan tersebut tidak terlalu merasakan dingin karena mereka sudah terbiasa dengan keadaan dingin di pegunungan. Nah, pada contoh kasus ini, indra peraba tidak bisa dijadikan alat untuk mengukur suhu karena setiap orang memiliki perbedaan dalam merasakan suhu disekitarnya.

Untuk itu, diperlukan suatu alat untuk mengukur suhu agar hasilnya lebih akurat. Sebenarnya, nama lain suhu yaitu temperatur. Suhu merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan tingkat panas dinginnya suatu keadaan dengan menggunakan suatu b esaran. Dengan begitu, hasil suhu yang diukur akan pasti.

2. Pengukuran suhu

Setelah mengetahui apa itu suhu, saatnya kamu belajar bagaimana cara mengukur panas atau dingin suatu keadaan.

Alat yang digunakan untuk mengukur suhu disebut termometer. Termometer berasal dari bahasa Yunani, yaitu ther-mos dan meter. Thermos artinya panas sedangkan meter artinya mengukur. Jadi, secara istilah termometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur suhu. Biasanya, termometer berbentuk pipa kaca sempit tertutup yang diisi oleh zat cair, seperti air raksa. Besaran suhu dalam skala internasional disebut skala Kelvin atau (K). Namun, di Indonesia suhu sering dinyatakan dalam Celcius (C ).

Zat yang digunakan untuk mengisi termometer yaitu:

a. Raksa

Raksa merupakan cairan yang sering digunakan untuk mengisi termometer. Ada beberapa keuntungan dengan menggunakan air raksa ini, yaitu:
a) Warnanya mengkilap seperti perak sehingga mudah dilihat.
b) Ketika terjadi perubahan suhu, perubahan volumenya teratur
c) Raksa tidak membasahi dinding kaca.
d) Jangkauan suhunya cukup lebar yaitu – 40 derajat sampai dengan 350 derajat.
Ada beberapa kerugian air raksa, yaitu:
a) Harganya mahal
b) Tidak dapat mengukur pada suhu yang sangat rendah.

b. Alkohol

Seperti raksa, alkohol juga memiliki beberapa keuntungan dan kerugian.
Keuntungan alkohol dalam pengisian termometer:
a) Alkohol memilik perubahan volume yang lebih besar sehingga memiliki ketelitian yang lebih besar.
b) Alkohol dapat mengukur suhu yang sangat rendah.
Kerugian menggunakan alkohol untuk mengisi termometer:
a) Tidak berwarna sehingga sulit dilihat. Agar mudah dilihat, perlu diberi warna.
b) Alkohol membasahi dinding kaca.
c) Memiliki titik didih rendah (78 derajat) sehingga pemakaiannya terbatas.

3. Skala Suhu dan Perbandingannya

Ada empat jenis skala termometer yang sering digunakan yaitu skala celsius, skala Fahrenheit, Reamur, dan Kelvin.

a) Skala Celsius
Banyak orang menggunakan skala celsius. Tokoh yang menetapkan skala ini yaitu Andreas Celsius (Swedia). Titik beku air ditetapkan sebagai titik tetap bawah yaitu 0 °C, dan titip tetap atas yaitu sebesar 100 °C. Jarak antara kedua titik tetap ini dibagi menjadi 100 skala.

b) Skala Fahrenheit
Titik beku air sebesar 32 °C. Titik didihnya sebesar 212 °C. Jarak keduanya dibagi 180 skala. Negara yang menggunakaan skala ini yaitu Inggris, Amerika Serikat dan Kanada.

c) Skala Reamur
Titik beku skala Reamur yaitu sebesar 0 °C. Titik didihnya sebesar 80°C. jarak antara kedua titik tetap ini dibagi ke dalam 80 skala. Skala Reamur jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

d) Skala Kelvin
Skala Kelvin ditetapkan oleh seorang fisikawan Inggris bernama Lord Kelvin. Pada skala ini, tidak ada skala negatif karena titik beku air ditetapkan sebesar 273 K dan titik didih air ditetapkan sebesar 273 K. Artinya, titik 0 K sama dengan -273 °C.

Skala ini sering disebut sebagai skala nol mutlak karena molekul-molekulnya diam tidak bergerak sama sekali. Oleh karena itu, banyak ilmuwan menggunakan skala Kelvin untuk keperluan ilmiah. Skala ini merupakan skala internasional dalam temperatur.

Berikut ini rumus hubungan beberapa skala:

h1

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY