Peranan Elektron Pada Pembentukan Ikatan

Peranan Elektron Pada Pembentukan Ikatan

511
0
SHARE

Hai sobat bangkusekolah.com, apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat ya. Oh ya, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai peranan elektron pada pembentukan ikatan.

ikkovpolar

Mengapa unsur membentuk ikatan?

Besi terbuat dari olahan bijih bes. Tidak ditemukan besi unsur di alam. Besi hanya ditemukan dalam bentuk senyawa yaitu berikatan dengan unsur lain. Di pihak lain, tidak ditemukan satu pun senyawa alami dari unsur gas mulia. Unsur gas mulia terdapat sebagai atom-atom yang berdiri sendiri. Penting bagi kita untuk memahami mengapa sebagian unsur membentuk ikatan, sedangkan yang lainnya tidak.

1. Aturan Oktet

Unsur gas mulia merupakan golongan unsure paling stabil. Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa tidak ditemukan satupun senyawa alami dari gas mulia. Semua unsur gas mulia terdapat di alam sebagai gas monoatomik (atom-atomnya berdiri sendiri). G.N Lewis dan W.Kossel mengkaitkan kestabilan gas mulia dengan konfigurasi elektronya. Gas mulia mempunyai konfigurasi penuh, yaitu konfigurasi oktet (mempunyai 8 elektron pada kulit luar), kecuali helium dengan konfigurasi duplet ( dua elektorn pada kulit luar).

Unsur-unsur lain dapat mencapai konfigurasi oktet dengan jalan membentuk ikatan. Kecenderungan unsur-unsur menjadikan konfigurasi elektronnya sama seperti gas mulia terdekat dikenal dengan aturan oktet. Konfigurasi oktet dapat dicapai dengan cara serah-terima atau pemasangan electron.

Serah terima electron menghasilkan apa yang kita sebut ikatan ion, sedangkan pemasangan electron menghasilkan ikatan kovalen. Kita akan segera membahas kedua jenis ikatan kimia itu. Akan tetapi, sebelumnya kita akan membahas mengenai lambang Lewis.

2. Lambang Lewis

Apa itu lambang Lewis? Lambang lewis yaitu lambang atom yang disertai electron valensinya. Lambang lewis untuk unsur-unsur periode 1, 2, dan 3 sebagai berikit ini.
Tabel lambang Lewis unsur-unsur Periode 2 dan 3

tbl2

Lambang Lewis gas mulia menunjukan 8 elektron valensi yang terbagi dalam 4 pasangan. Lambang Lewis unsur dari golongan lain menunjukkan adanya electron tunggal (electron yang belum berpasangan).

Ikatan Ion

Ikatan Ion adalah gaya tarik-menarik listrik antara ion yang berbeda muatan.
Natrium klorida (NaCl) terdiri atas ion Na+ dan CT. Ion-ion tersebut dikukuhkan oleh gaya tarik menarik listrik sesuai dengan hukum Coulumd. Ikatan ion disebut juga ikatan elektrovalen.

1) Pembentukan Ikatan Ion

Ikatan antara natrium dan klorin terjadi karena serah terima electron. Bagaimana hal itu dapat terjadi? Natirum merupakan logam yang relative mudah melepas electron (mempunyai energy ionisasi yang relatif kecil), sedangkan klorin dapat menarik satu electron dari atom natrium. Selanjutnya, ion-ion yang berbeda muatan akan saling tarik menarik sehingga terbentuklah senyawa NaCl.
Dengan menggunakan lambang Lewis, pembentukan NaCl digambarkan sebagai berikut ini:

ion

Unsur apa saja yang dapat membentuk ikatan ion? Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa ikatan ion hanya dapat terjadi jika unsur-unsur yang direaksikan mempunyai perbedaan daya tarik electron yang cukup besar. perbedaan daya tarik electron yang cukup besar memungkinkan terjadinya serah-terima electron.

Untuk menentukan jenis ikatan yang akan dibentuk oleh suatu pasangan unsure dapat dilakukan dengan memperhatikan posisi unsur itu di dalam sistem periodik. Sebagaimana kita ketahui, unsur- unsur pada bagian kiri sistem periodik (golongan 1A dan IIA), tergolong logam, yaitu unsur yang cenderung melepas electron untuk mencapai konfigurasi oktet. Sebalinya, unsur-unsur yang terletak pada bagian kanan tergolong nonlogam, yaitu unsur-unsur yang cenderung menyerap electron. Senyawa biner dari logam alkali dengan golongan halogen, seperti NaCl, NaBr, Kl, LiF, dan CsCl semuanya bersifat ionik, kecuali beberapa senyawa dari Be.
Unsur-unsur yang cenderung membentuk ikatan ion

2) Rumus Kimia Senyawa Ion

Rumus kimia natrium klorida NaCl ( Ca : Cl = 1 : 1). Hal ini sesuai dengan aturan oktet yang sudah kita bahas sebelumnya. Aton natrium akan melepas 1 elektron sedangkan atom klorin akan menyerap 1 elektron. Jadi setiap 1 atom klorin membutuhkan 1 atom natrium. Akan tetapi, jangan diartikan bahwa satu ion Na+ hanya terikat pada satu ion Cl-. Dalam Kristal NaCl, setiap ion Na+ dikelilingi oleh 6 ion Cl- dan setiap ion Cl- dikelilingi oleh 6 ion Na+ dalam suatu struktur tiga dimensi berbentuk kubus. Rumus kimia NaCl adalah rumus empiris, menyatakan bahwa perbandingan ion Na+ : io Cl- = 1 : 1.

Contoh soal:
Pada reaksi-reaksi berikut ini, masing-masing unsur dapat mencapai konfigurasi oketet. Tulislah rumus electron (rumus Lewis) dan rumus empiris senyawa yang terbentuk.
a. Mg ( Z = 12) + Cl ( Z= 17)
b. Al ( Z = 13) + F ( Z = 9)
c. Mg ( Z = 12) + O ( Z = 8 )

Ya, itulah pembahasan mengenai peranan elektron pada pembentukan ikatan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk like dan share ya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY