Pengertian Interaksi Desa dan Kota

Pengertian Interaksi Desa dan Kota

1347
0
SHARE

Setelah mempelajari pengertian desa dan pengertian kota, saatnya kamu mempelajari bahasan mengenai pengertian interaksi desa dan kota.

desa-dan-kota
Interaksi dapat diartikan sebagai perilaku atau hubungan timbal balik. Perilaku dan hubungan timbale balik yang dimaksud adalah perilaku dan hubungan timbal balik saling menguntungkan yang dapat digunakan untuk saling melengkapi atau saling menutupi keterbatasan yang terdapat pada setiap wilayah.

Dalam geografi, interaksi yang dimaksud adalah perilaku dan hubungan timbal balik di suatu wilayah akibat berpindahnya manusia, barang, dan informasi. Arus manusia disebut migrasi. Gerakan atau perpindahan gagasan dan informasi disebut komunikasi. Arus barang atau energy disebut transportasi.

Interaksi desa dan kota

Bentuk-bentuk interaksi kota adalah sebagai berikut ini:
a. Interaksi antarzona yang ada di dalam kota.
b. Interaksi antara kota dan desa sekitarnya ,
c. Interaksi antrara kota dan yang lainnya.

Menurut Ulman, dikenal ada tiga unsur interaksi yaitu:

1. Komplementaritas (saling melengkapi)
Kota yang saling berlainan atau kelompok manusia yang saling berbeda tidak otomatis menimbulkan gerak. Namun, harus ada kebutuhan saling melengkapi atau komplementaritas. Hal itu didorong oleh permintaan dan penawaran. Misalnya, Perancis berdagang anggur dengan Belanda karena Belanda merupakan konsumennya. Makin besar komplementaritas, makin besar arus komoditas.

2. Transferabilitas (kemungkinan berpindah)
Barang atau manusia dapat dipindahkan ke tempat lain. Selain membutuhkan biaya dan waktu, pemindahan barang dan manusia juga perlu memperhitungkan peraturan dan tata tertib pelaksanaannya. Biaya, waktu dan peraturan atau tata tertib dapat dimasukkan transferabilitas. Sementara itu, kapal terbang, kapal laut, dan kereta api bersaing untuk mempromosikan ongkos yang sesuai dengan jasanya. Jadi, making mudah trasnferabilitas, makin besar arus komoditas.

3. Intervening opportunity (kemungkinan penyela)
Beberapa bencana alam seperti gunung, gempa bumi dan banjir tidak menyebabkan gerakan migrasi, transportasi atau komunikasi terganggu atau tidak mungkin terlaksana. Oleh karena itu, manusia meutuskan untuk memilih tujuan lainnya. Pilihan lain untuk melaksanakan rencana semula yang buntu itu disebut the absence of intervening opportunities (kehadiran yang menyela). Jadi, makin besar intervening opportunities, makin kecil arus komoditas.

Interaksi antarkota menyangkut interaksi manusia penghuninya yang keperluan atau kebutuhan hidupnya berlainan. Jenis interaksi kota dalam geografi adalah sebagai berikut ini:
a. Sistem interaksi keruangan ekonomis
Contohnya interaksi penjual dengan pembeli.
b. Sistem interaksi keruangan politis
Misalnya interaksi di kalangan pendukung partai politik
c. Sistem interaksi keruangan sosial
Gerakan KB dan GNOTA.
d. Sistem interaksi keruangan manusia dengan lingkungan (ekologis)
Misalnya relasi manusia dengan atmosfer, persediaan bahan mentah, atau kota sebagai suatu lingkungan binaan yang disebut gurun beton.

Manfaat Interaksi

Proses interaksi kota membawa manfaat, antara lain pemenuhan kebutuhan sumber daya alam, bahan mentah, dan bahan baku untuk proses produksi serta manfaat yang berkaitan dengan pemasokan tenaga kerja. Adapun manfaat interaksi bagi daerah sekitarnya atau pedesaan adalah tersalurnya barang-barang yang tidak ada di daerah pedesaan, masuknya informasi dan teknologi, serta kesempatan kerja baru.

Secara singkat, manfaat interaksi sosial antara lain sebagai berikut ini:
a. Hubungan sosial ekonomi penduduk dan desa meningkat.
b. Pengethauan penduduk desa meningkat, terutama dalam penggunaan teknologi di bidang pertanian.
c. Kesadaran masyarakat desa tentang pendidikan dan keterampilan kerja untuk meningkatkan taraf hidu semakin tumbuh.
d. Heterogenitas atau keanekaragaman mata pencaharian penduduk semakin berkembang
e. Pendapatan penduduk semakin meningkat
f. Kebutuhan penduduk di desa dan kota juga semakin meningkat.

Konsep yang mendasari interaksi kota, yaitu:

1. Teori gravitasi
Sebagaimana kita tahu bahwa hukum gravitasi secara universal yaitu:
“besar gaya tarik menarik dua buah benda berbanding lurus dengan perkalian massanya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya”.
Hukum tersebut disebut sebagai hukum universal Newton yang ditemukan oleh Isaac Newton pada tahun 1687.
Rumus hukum grafitasi :

hukum gravitasi newton Artinya:
F = gaya
M dan m = masing-masing adalah massa dua benda yang tarik menarik.
R = jarak titik pusat massa M dari titik pusar massa m
G = konstanta gravitasi universal nilainya konstan dan sangat kecil
Rumus interaksi antara dua kota atau daerah :

6

2. Mobilitas penduduk
Mobilitas yaitu perjalanan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dalam jangka waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ukuran waktu yang disebut mobilitas sekurang-kurangnya selama enam jam.

Mobilitas penduduk kota tinggi apabila sebagian besar penduduknya bekerja di sektor basis. Artinya, penduduk tersebut memproduksi barang atau jasa dan hasilnya dipasarkan ke luar daerah dan diekspor ke luar negeri.

Mobilitas penduduk kota rendah apabila sebagian besar penduduknya bekerja di sektor nonbasis. Artinya, penduduk tersebut memproduksi barang dan jasa. Namun hasil produksinya digunakan untuk mencukupi kebutuhan penduduk di kota atau wilayanya sendiri.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY