Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup

Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup

99
0
SHARE

Sobat bangkusekolah.com, kamu pastinya pernah memperhatikan makhluk hidup di sekitarmu bukan? Misalnya saja kamu mempunyai seekor kucing hewan peliharaan.

pertumbuhan dan perkembangan

Apakah kucingmu tumbuh semakin besar? Tumbuhnya kucing menjadi makin besar merupakan ciri suatu makhluk hidup. Tidak hanya hewan saja yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan, tapi semua mahkluk hidup seperti manusia dan tumbuhan juga mengalaminya.

Jika kamu amati hewan dan tumbuhan, mereka akan tumbuh semakin tinggi atau besar. Dengan demikian, pertumbuhan bisa diartikan sebagai proses bertambahnya ukuran makhluk hidup yang sifatnya tidak dapat kembali lagi.

Sebagai contoh, kamu tentunya tidak langsung besar seperti sekarang ini bukan? Coba ingat-ingat masa kecilmu. Atau mungkin kamu memiliki foto masa kecil. Tentu saja ukuran badan kamu dulu dan sekarang jauh berbeda. Semakin hari, tubuhmu semakin besar dan tinggi.

Pertumbuhan Makhluk Hidup

Makhluk hidup ada yang hanya memiliki satu sel dan ada juga yang memiliki banyak sel. Pada makhluk hidup bersel satu, pertumbuhan akan terjadi pada bertambah besarnya sel tersebut. Lalu, pada makhluk hidup bersel banyak, pertumbuhan terjadi pada sel-sel penyusun tersebut. Jumlah dan ukurannya menjadi lebih banyak.

Sebagai bukti adanya pertumbuhan, kamu bisa mengamati bahwa tumbuhan bertambah tinggi dan diameter batangnya semakin besar. Kemudian, seekor hewan mengalami pertumbuhan dengan dibuktikan pertambahan ukuran tubuhnya.

Kebutuhan makhluk hidup untuk tumbuh

Untuk dapat tumbuh, makhluk hidup memerlukan beberapa bahan-bahan sehingga selnya bisa membesar. Misalnya, manusia dan hewan membutuhkan makanan agar bisa mengalami pertumbuhan. Kemudian, tumbuhan mendapatkan makanan melalui proses fotosintesis.

Pupuk mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan sehingga bisa tumbuh subur untuk membentuk sel-sel baru dan melancarkan proses metabolisme tanaman. Jika diperhatikan, tumbuhan yang tidak dikasih pupuk akan tumbuh kurang subur sebab kekurangan mineral.

Sobat, makhluk hidup itu nggak Cuma tumbuh saja. Namun, juga mengalami perkembangan. Ketika kamu menanam biji tumbuhan berupa kecambah. Perubahan yang terjadi bukan hanya semakin besarnya ukurannya. Namun, kamu akan melihat kalau kecambah itu akan keluar daun dan batangnya. Kemudian, akan menghasilkan bunga.

Berdasarkan proses tersebut, dapat disimpulkan bahwa perkembangan merupakan proses perubahan makhluk hidup dengan pembentukan organ-organ yang mengarah pada kedewasaan. Kamu bisa mengamati perkembangan pada hewan yang mengalami metamorfosis dengan jelas. Masih ingatkah kamu apa itu metamorfosis? Metamorfosis yaitu serangkaian perubahan bentuk selama pertumbuhan dariĀ  bentuk muda menjadi dewasa.

Contohnya pada kupu-kupu. Perkembangan kupu-kupu dimulai dari telur. Setelah itu, telur akan menetas menjadi larva atau ulat. Ulat akan menjadi pupa selama beberapa waktu. Setelah itu, keluarlah menjadi kupu-kupu muda. Kemudian, kupu-kupu muda tumbuh menjadi kupu-kupu dewasa.

Selain pada kupu-kupu, kamu juga bisa mengamati perkembangan yang terjadi pada seekor katak. Ya, katak juga merupakan salah satu hewan yang bermetamorfosis. Urutan metamorfosis katak yaitu dimulai dari telur. Telur-telur katak akan menetas menjadi berudu atau kecebong. Ya, bentuknya hampir mirip dengan ikan. Setelah itu, berudu akan berubah menjadi berudu berekor dan berkaki. Selanjutnya, berkembang menjadi katak muda. Katak mudah akan menjadi katak dewasa.

Pada tahapan perkembangan katak, kamu tidak bisa mengatakan bahwa berudu besar merupakan katak dewasa. Sebab, sebesar apapun ukuran berudu, dia akan lebih muda dibandingkan katak kecil. Berudu tidak bisa bereproduksi karena alat-alatnya belum matang. Berbeda dengan katak yang ukurannya kecil. Walaupun badannya kecil, katak sudah siap bereproduksi.

Ciri makhluk hidup telah mencapai akhir perkembangannya

Salah satu ciri makhluk hidup telah mencapai akhir perkembangannya yaitu memiliki kematangan organ-organ reproduksi. Artinya, dia siap berkembang biak. Kematangan ini tidak terlalu mencolok sehingag sulit diamati. Sebagai contoh yang jelas, kamu bisa memperhatikan tumbuhan yang telah berbunga. Adanya bunga itu merupakan tanda bahwa tumbuhan itu sudah matang.

Reproduksi adalah salah satu cara makhluk hidup untuk melestarikan jenisnya. Semua makhluk hidup bereproduksi atau berkembang biak. Apabila makhluk hidup tidak bisa bereproduksi, dia akan mengalami kepunahan. Misalnya saja di dunia ini sudah banyak jenis tumbuhan dan hewan yang sudah punah.

Beberapa hewan yang hampir punah yaitu harimau jawa, gajah Sumatra, orangutan. Mereka harus dilindungi supaya tidak punah. Mereka dikategorikan sebagai hewan yang hampir punah karena memiliki proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat lama (beberapa tahun). Selain itu, hewan tersebut juga menghasilkan jumlah keturunan yang sedikit.

Coba saja bandingkan dengan nyamuk. Masa pertumbuhan dan perkembangannya sangat cepat, hanya dalam hitungan hari saja. Selain itu, jumlah keturunan yang dihasilkan sangat banyak. Oleh sebab itu, pertumbuhan dan perkembangan sangat mempengaruhi kelestarian suatu makhluk hidup. Makhluk hidup akan semakin banyak jumlah keturunannya jika memiliki proses pertumbuhan dan perkembangan yang cepat, dan sebaliknya. Makhluk hidup yang memiliki tahapan pertumbuan dan perkembangan lama akan mendapatkan jumlah keturunan yang sedikit.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY