Asal usul terbentuknya neutron, proton, elektron dan inti atom

Asal usul terbentuknya neutron, proton, elektron dan inti atom

1375
0
SHARE

Asal usul terbentuknya neutron, proton, elektron dan inti atom

Hai sobat bangkusekolah.com, pembahasan kali ini akan membahas tentang Asal usul terbentuknya neutron, proton, elektron dan inti atom. Pada kali ini kita akan bahas satu persatu agar sobat bisa mengenal asal usul dari dasar kimia tersebut.

 chadwick

 SEJARAH NEUTRON

Penelitian yang dilakukan Rutherford memacu W. Bothe dan H. Becker pada tahun 1930 untuk melakukan eksperimen penembakan partikel alfa pada inti atom berilium (Be) dan menghasilkan radiasi partikel berdaya tembus tinggi. Eksperimen ini kemudian diteruskan oleh James Chadwick pada tahun 1932. Sehingga kenyatannya partikel yang menimbulkan radiasi berdaya tembus tinggi itu sifatnya netral atau tidak bermuatan dan massanya hampir sama dengan proton dan partikel sehingga dikatakan neutron.

 

SEJARAH PROTON

Sobat asal usul proton didapat oleh seorang peneliti setelah penelitian tabung Crookes yang digunakan untuk membuktikan adanya elektron, hanya saja tabung tersebut dimodifikasi oleh peneliti. Tabung Crookes diisi gas hidrogen dengan tekanan rendah. Penelitian ini kemudian dikembangkan oleh Eugen Goldstein pada tahun 1886. Eugene Goldstein melakukan eksperimen dari tabung gas yang memiliki katode, yang diberikan lubang dan diberi muatan listrik pada tabung tersebut.

Maka Jika tabung Crookes dihubungkan dengan sumber arus listrik maka  katode yang dilubangi maka akan terbentuk berkas sinar. Goldstein memberikan nama sinar itu sebagai sinar terusan. Oleh karena itu sinar terusan bergerak menuju katode maka disimpulkan bahwa sinar terusan tersebut bermuatan positif. Menurut Goldstein, sinar terusan tidak lain adalah ion hidrogen. Ion hidrogen terbentuk akibat gas hidrogen bertumbukan dengan sinar katode. Oleh karena itu ion hidrogen hanya mengandung satu proton seingga disimpulkan bahwa sinar positif tersebut dikatakan proton.

SEJARAH ELEKTRON

Sobat penemuan elektron yang dilakukan oleh para ilmuwan berdasarkan eksperimen yang dilakukannya. Jika tabung Crookes dihubungkan dengan sumber arus searah tegangan yang sangat tinggi maka katode akan memancarkan berkas sinar menuju anode. Sinar itu dinamakan sinar katode. Hasil eksperimen William Crookes yaitu seberkas sinar yang muncul dari arah katode menuju ke anode disebut sinar katode. Sinar katode tersebut dinamakan “elektron” oleh George Johnstone Stoney tahun 1891.

Antoine Henri Becquerel pada tahun 1896, menemukan sinar yang dipancarkan dari unsur-unsur radioaktif yang sifatnya mirip dengan elektron.

Joseph John Thomson pada tahun 1897, kemudian meneruskan eksperimen William Crookes yaitu pengaruh medan listrik dan medan magnet dalam tabung sinar katode. Hasil dari percobaan J.J. Thomson menunjukkan bahwa sinar katode dapat dibelokkan ke arah kutub positif medan listrik. Hal ini membuktikan terdapat partikel bermuatan negatif dalam suatu atom.

Besarnya muatan dalam elektron ditemukan oleh Robert Andrew  Milikan pada tahun 1908 melalui percobaan tetes minyak Milikan seperti diatas.

SEJARAH INTI ATOM

Inti atom terdiri dari partikel yang bermuatan positif dan negatif maka sinar alfa yang ditembakkan seharusnya tidak ada yang diteruskan/menembus lempeng sehingga diperoleh istilah inti atom. Ernest Rutherford dibantu oleh Hans Geiger dan Ernest Marsden pada tahun 1911, menemukan konsep inti atom didukung oleh penemuan sinar X oleh WC. Rontgen pada tahun 1895 dan penemuan zat radioaktif pada tahun 1896.

Hipotesis dari hasil percobaan ini membuat Rutherford menyatakan bahwa atom tersusun dari inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi elektron yang bermuatan negatif, maka atom bersifat netral. Massa inti atom tidak seimbang dengan massa proton dalam inti atom, sehingga dapat diasumsikan bahwa ada partikel lain dalam inti atom.

tabung diberikan semprotan minyak sehingga bermuatan listrik. Akan mengakibatkan gaya tarik gravitasi akan mengendapkan pada tetesan minyak. jika tetesan minyak diberi muatan negatif sehingga akan tertarik ke kutub positif medan listrik. Daripercobaan Milikan dan Thomson diperoleh muatan elektron –1 dan massa elektron 0.

Sekian dulu sobat bangku sekolah .com, semoga bermanfaat dan semoga tidak jenuh dan tetap semangat, wassalamualaikum wr. Wb.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY