Mengaplikasi Konsep Benda Terapung, Melayang dan Tenggelam Dalam Teknologi Pada Saat Ini

Mengaplikasi Konsep Benda Terapung, Melayang dan Tenggelam Dalam Teknologi Pada Saat Ini

5872
0
SHARE

Pagi sobat bangkusekolah.com, pagi ini cuacanya sangat cerah dan pastinya sobat sehat…amin semoga saja seperti itu. Kali ini kita akan membahas aplikasi-aplikasi benda yang terapung, melayang dan tenggelam. Sobat sudah tahu tidak benda yang terapung, melayang dan tenggelam? Perhatikan sobat.01

Dari gambar diatas adalah beberapa peristiwa yang dapat terjadi ketika beberapa benda padat dimasukkan kedalam air sebagai berikut.

  1. Benda terapung adalah Suatu benda dapat dikatakan terapung apabila benda tersebut berada di permukaan air dikarenakan berat jenis benda tersebut lebih kecil daripada berat jenis air (ringan) misalnya: tong yang kosong, gabus, plastik, bambu, dll.
  2. Benda melayang adalah Suatu benda dapat dikatakan melayang jika benda tersebut ada diantara permukaan air dan dasar air. karena berat jenis benda tersebut sama dengan berat jenis air, misal: kapal selam, telur yang melayang didalam air garam, penyelam, dll.
  3. Benda tenggelam adalah Suatu benda dapat dikatakan tenggelam jika benda turun sampai ke dasar air dikarenakan berat jenis benda tersebut lebih besar daripada berat jenis air, misal: besi, batu, tanah, dll.

Mengaplikasi Konsep Benda Terapung, Melayang dan Tenggelam Dalam Teknologi Pada Saat Ini

Setelah mempelajari konsep benda terapung, benda melayang, dan benda tenggelam, sobat dapat menjelaskan beberapa kasus-kasus yang ada dalam kehidupan ini. Misalkan, mengapa kapal laut dapat terapung di permukaan air, dan sebaliknya uang logam tenggelam. Dalam hal tersebut prinsip Archimedes diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?

Kapal Laut Militer

Pada pembahasan Hukum Archimedes telah kita bicarakan, mengapa kapal laut militer bisa terapung di air? Badan kapal laut militer mempunyai rongga udara, nah karena rongga udara ini. volume air laut yang dipindahkan oleh kapal tersebut cukup lumayan besar sehingga sesuai dengan prinsip Archimedes, kapal laut mempunyai gaya apung yang cukup besar untuk bisa menahan bobot kapal sehingga kapal dapat mengapung di permukaan air tersebut. Kapal sangat penting untuk pertahanan militer untuk menjaga perbatasan di laut. Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang besar atau yang disebut maritim. Oleh karena itu, kapal laut memegang peranan yang sangat penting akan kelancaran di negara kita.

Kapal Selam

Dengan demikian kapal laut tidak hanya bisa mengapung di permukaan air saja, maka kapal selam militer, selain dapat mengapung, bisa juga melayang dan tenggelam di dalam air laut. Karena kemampuannya, kapal selam militer sangat cocok digunakan dalam penelitian dan gerakannya sangat bebas didalam air. Bentuk badan kapal selam dirancang agar bisa saja mengapung, melayang, dan tenggelam dalam air. Bukan hanya itu, kapal selam dirancang untuk dapat menahan tekanan air di kedalaman laut karena deras arusnya sangat besar.

Cara kerja kapal selam, badan kapal selam mempunyai rongga udara didalamnya yang berfungsi sebagai tempat masuk dan keluarnya air atau udara tersebut. Rongga tersebut ada di lambung kapal. Rongga tersebut dilengkapi dengan katup atau pintu pada bagian atas dan bawah. Ketika mengapung, rongga di isi dengan udara sehingga volume air yang dipindahkan sama dengan berat kapal. Sesuai dengan prinsip Archimedes, kapal selam akan mengapung.

Ketika rongga katup atas dan katup bawah pada rongga kapal selam dibuka udara yang didalam rongga kapal selam tersebut keluar atau air masuk mengisi rongga tersebut. Akibatnya, kapal mulai tenggelam dan katup akan ditutup jika kapal selam telah mencapai kedalaman yang diinginkan. Dalam keadaan ini, kapal selam dalam keadaan melayang.

Jika kapal selam akan muncul ke permukaan dari keadaan tenggelam, air dalam rongga dipompa keluar dan terisi udara. Dengan demikian, kapal selam akan mengalami gaya apung yang dapat menyamai berat kapal selam. Maka, kapal selam naik ke permukaan dan mengapung.

Jembatan Ponton

Peristiwa mengapung suatu benda karena mempunyai rongga udara dimanfaatkan untuk membuat suatu jembatan yang bawahnya terbuat dari drum-drum yang dijajarkan terentang dialiran sungai. Pada volume air yang dipindahkan dapat menghasilkan gaya apung yang bisa menahan berat drum dan benda-benda yang melewati di atas. Setiap drum yang disusun pada jembatan ini harus tertutup agar air tidak dapat masuk ke dalamnya atau tenggelam.

Hidrometer

Hidrometer merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengukur massa jenis suatu zat cair. Cara menggunakan hidrometer dimasukkan ke dalam zat cair yang akan ditentukan massa jenisnya. Dikarenakan alat ini memiliki rongga udara maka pasti alat ini akan mengapung. Maka massa jenis zat cair tempat hidrometer diletakkan ditempat besar, ketinggian pada tabung hidrometer muncul semakin besar dan begitu juga sebaliknya. Biaanya hidrometer sering kali digunakan untuk sebuah penelitian (research) di bidang ilmu kimia.

Bagaimana sobat jelaskan? Atas bahasannya kalau kurang pelajari lagi supaya makin mantap ilmunya hehe.

Ok sekian dulu dari kami sobat bangkusekolah.com terima kasih banyak atas kunjungannya. “Rajin belajar pangkal pandai!”

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY