Belajar Bagaimana Cara Menentukan Gradien Garis yang Melewati Titik Pusat

Belajar Bagaimana Cara Menentukan Gradien Garis yang Melewati Titik Pusat

Belajar Bagaimana Cara Menentukan Gradien Garis yang Melewati Titik Pusat

1064
0
SHARE

Kembali kita belajar bersama lagi disini bangkusekolah.com yang selalu setia menjadi teman sobat semua dalam belajar. Dan tema bahasan kita kali ini adalah seputar gradien garis. Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai tema bahasan seputar gradien, ada baiknya jika sobat terlebih dahulu mengenal apa yang dimaksud dengan gradien. Coba sobat perhatikan gambar di bawah ini.Dari gambar yang ada di atas, bisakah sobat menentukan berapa nilai kemiringan dari tangga rumah tersebut? Misalnya saja kita anggap tangga tersebut sebagai sebuah garis lurus. Maka, nilai dari kemiringan tangga tersebut bisa kita cari dengan membandingan tinggi tembok ujung tangga dengan berapa jarak kaki tangga ke tembok. Nah, nilai kemiringan tangga tersebutlah yang disebut dengan gradien garis.

Belajar Bagaimana Cara Menentukan Gradien Garis yang Melewati Titik Pusat

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas lebih detail mengenai bagaimana cara menentukan gradien garis yang melewati titik pusat (0, 0) dan juga titik (x, y). Dan untuk menentukan gradien garis dari suatu garis lurus yang melewati titik pusat (0, 0), coba soba perhatikan gambar di bawah ini.

Dari gambar yang telihat di atas, garis pada grafis tersebut merupakan persamaan garis lurus yakni y = ½x. Nah, sekarang sobat perhatikan ruas garis OA yang terdapat pada segitiga OAA’. Dari segitiga tersebut kita bisa memperoleh perbandingan antara komponen y dan juga komponen x sebagai berikut.
– yA/xA = AA’/OA’
– yA/xA = ½

Sekarang sobat perhatikan ruas garis OB yang ada pada segitiga OBB’. Maka perbandingan antara komponen y dan juga komponen x sebagai berikut.
– yB/xB = BB’/OB’
– yB/xB = ½

Dan perhatikan juga ruas garis AB yang ada pada segitiga ABC. Maka perbandingan antara komponen y dan juga komponen x sebagai berikut.
– yAB/xAB = BC?AC
– yAB/xAB = (3 – 1)/(6 – 2)
– yAB/xAB = ½

Dari penjelesan di atas, perbandingan antara komponen ya dan juga kumponen x dari masing-masing ruas garis adalah menunjukan bilangan yang sama. Bilangan tersebutlah yang disebut juga dengan gradien. Dapat disimpulkan jika gradien garis y = ½x ialah ½. Sedangkan besar gradien garis dengan permaan garis y = mx ialah besarnya koefisien dari x. Perlu sobat ketahui jika dalam hal ini besarnya koefisien x adalah sama dengan m.

Dari apa yang sudah dijelaskan di atas, maka bisa kita tarik kesimpulan jika definisi dari gradien suatu garis lurus adalah sebuah bilangan yang menyatakan kemiringan atau kecondongan dari suatu garis yang notabenenya merupakan perbandingan antara komponen y dengan komponen x. Lalu bagaimana cara untuk menentukan gradien garis dengan persamaan y = mx + c? Caranya adalah dengan memiliki gradien m atau mencari besarnya koefisien x. Nah, agar lebih memantapkan pemahaman sobat semua, berikut telah kami siapkan contoh soal buat sobat semua.

Contoh Soal
Tentukan nilai gradien garis berikut.
a. y = x
b. y = -2x – 3
c. y = 3x – 1
d. y = ½x
Jawab!
Untuk menentukan nilai gradien garis dari persamaan cukup dengan cara melihat nilai koefisien x, maka akan kita peroleh :
a. Nah, untuk persamaan dari y = x, nilai koefisien dari x = 1, maka nilai gradien garis = 1
b. Nah, untuk persamaan dari y = -2x – 3, nilai koefisien dari x = -2, maka nilai gradien garis = -2
c. Nah, untuk persamaan dari y = 3x – 1, nilai koefisien dari x adalah 1, maka nilai gradien garis = 3
d. Nah, untuk persamaan dari y = 1/2x, nilai koefisien dari x adalah 1, makan nilai gradien garis = ½

Bagaimana sobat bangkusekolah.com? Sangat mudah bukan menentukan sebuah gradien garis jika sudah diketahui persamaan garisnya. Jika sobat masih ada yang ingin ditanyakan lagi bisa langsung mengajukan pertanyaan kalian disini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY