Sifat Unsur Dalam Sistem Periodik Unsur

Sifat Unsur Dalam Sistem Periodik Unsur

1450
0
SHARE

Sifat unsur dalam sistem periodik unsur. Hai teman-teman bangkusekolah.com. Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas tentang sejarah penemuan sistem periodik unsur. Nah kali ini kita akan belajar bersama tentang sifat sifat yang dimiliki unsur dalam sistem periodik unsur. Yuk kita simak bersama sama.

Sifat Unsur dalam Sistem Periodik Unsur (SPU)

1. Jari Jari Atom

1

Jari-Jari Atom yaitu jarak dari inti atom sampai kulit terluar. Pada suatu atom, apabila semkain banyak jumlah kuti atomnya, maka jari jari atom semakin panjang. Hal ini disebabkan karena gaya tarik inti atom terhadap elektron terluar semakin lemah. Namun, pada atom yang memiliki jumlah kulit sama tetapi semakin banyak jumah elekron valensinya, semakin kecil jari jari atom tersebut. Hal ini terjadi karena gaya tarik inti atom yang memiliki jumlah proton lebih banyak terhadap elektron terluar semakin kuat.

Kecenderungan dalam SPU:

  • Sifat dalam satu golongan : jari jari atom semakin besar (dari atas ke bawah).
  • Sifat dalam satu periode : jari jari semakin kecil (dari kiri ke kanan).

2. Jari Jari Ion

Ion (tunggal) dapat terbentuk dari atom netralnya karena pelepasan atau penyerapan elektron. Ion positif (kation) terbentuk karena pelepasan elekton. Sedangkan ion negatif (anion) terbentuk karena penyerapan elektron. Ion memiliki yang berbeda dengan atom netralnya. Ion positif memiliki jari jari yang lebih kecil, sedangkan ion negatif memiliki jari jari yang lebih besar daripada atom netralnya.

23

3. Energi Ionisasi

4

Energi Ionisasi yaitu energi minimum yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar dari suatu atom netral dalam wujud gas dengan muatan +1, sehingga menjadi ion positif semakin dekat jarak elektron dengan inti atom, maka elektron semkain terikat kuat dengan inti dan mengakibatkan pelepasan elektron membutuhkan energi yang besar. Energi ionisasi berbanding terbalik dengan jari jari atom.

Kecenderungan dalam SPU :

  • Sifat dalam satu golongan : energi ionisasi semakin kecil (dari atas ke bawah).
  • Sifat dalam satu periode : energi ionisasi semakin besar (dari kiri ke kanan).

4. Keelektronegatifan

5

Keelektronegatifan yaitu kemampuan atau kecenderungan suatu atom untuk menangkap atau menarik pada kulit atom terluarnya sehingga menjadi ion negatif. Semakin dekat kulit atom terhadap inti, kecenderungan menangkap elektron semakin kuat. Untuk unsur unsur dalam golongan VIII A memiliki kecenderungan terkuat dalam menangkap elektron.

Kecenderungan dalam SPU :

  • Sifat dalam satu golongan : keelekrtonegatifan semakin kecil (dari atas ke bawah).
  • Sifat dalam satu periode : keelekrtonegatifan semakin besar (dari kiri ke kanan).

5. Afinitas Elektron

Afinitas Elektron yaitu energi yang menyertai proses penambahan satu elektorn pada satu atom netral dalam wujud gas, sehingga terbentuk ion bermuatan -1. Sifat dalam satu golongan : semakin berkurang (dari atas ke bawah). Sifat dalam satu periode : semakin bertambah (dari kiri ke kanan).

6. Sifat Logam dan Non Logam

 

a. Sifat logam

Suatu unsur dikatakan mimiliki sifat logam apabila mudah untuk melepaskan elektron (jari jari atom panjang dan energi ionisasi kecil). Semakin panjang jari jari atomnya, maka semakin kuat sifat logam unsur tersebut.

b. Sifat Non Logam

Suatu unsur dikatakan mimiliki sifat non logam apabila mudah untuk menangkap elektron (jari jari atom pendek dan energi ionisasi besar). Semakin pendek jari jari atomnya, maka semakin kuat sifat logam unsur tersebut.

 

7. Kereaktifan

Kereaktifan yaitu skala yang dapat menjelaskan kecenderungan atom suatu unsur untuk menarik elektron menuju kepada nya dalam suatu ikatan.

Kecenderungan dalam SPU :

  • Sifat dalam satu golongan : semakin kecil (dari atas ke bawah).
  • Sifat dalam satu periode : semakin besar (dari kiri ke kanan).

8. Titik Leleh dan Titik Didih

Kecenderungan dalam SPU :

  • Sifat dalam satu golongan : semakin besar (dari atas ke bawah).
  • Sifat dalam satu periode : semakin kecil (dari kiri ke kanan).

Demikianlah sahabat, pembahasan mengenai sifat unsur dalam sistem periodik unsur, semoga bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya. Jangan lupa dilike dan dishare ya..

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY