Pengertian dan Jenis Pertanian

Pengertian dan Jenis Pertanian

13743
2
SHARE

Indonesia terkenal sebagai Negara dengan tanah yang subur. Dengan mudah, sobat bangkusekolah.com bisa menemukan area lahan pertanian di sekitarmu bukan? Tentu saja! Lalu, apa itu pengertian pertanian?

Pengertian Pertanian

Pertanian merupakan proses menghasilkan bahan pangan, ternak serta produk-produk agroindustri dengan cara memanfaatkan sumber daya tumbuhan dan hewan.

pertanian-indonesia-hadapi-ancaman-krisis-pangan1

Bentuk Pertanian

Ada beberapa bentuk pertanian di Indonesia, yaitu:

a. Pertanian Lahan Basah

Pertanian lahan basah misalnya sawah. Bisa kamu lihat, sawah memiliki banyak air. Pertanian lahan basah sering dilakukan pada daerah yang memilik cadangan air cukup banyak. Secara umum, lahan basah di Negara Indonesia mengalami berbagai tekanan menuju kehancuran. Konversi hutan, illegal logging, dan kebakaran hutan merupakan ancaman utama bagi pertanian lahan basah. Banyak masyarakat yang tergantung pada pertanian jenis lahan basah.

b. Pertanian Lahan Kering

Berbeda dengan pertanian lahan basah, pertanian lahan kering dilakukan pada daerah dengan tingkat cadangan air yang tidak terlalu banyak. Biasanya, jenis tanaman pada lahan kering adalah jagung, ubi-ubian, dan kacang-kacangan.

Aktivitas untuk mengurangi dampak terhadap manusia dan hilangnya keanekaragaman hayati di lahan kering adalah sebagai berikut:

  1. Mengurangi pemanfaatan rumput berlebihan di ekosistem yang kritis
  2. Mengurangi produk polusi dari intensifikasi pertanian
  3. Perubahan secara perlahan-lahan pada lahan rumput dan sistem sabana untuk pertanian dan perkampungan urban
  4. Membuat langkah-langkah pengawasan gangguan spesies asing dalam ekosistem
  5. Membantu pengembangan institusi untuk mengurangi kemiskinan dan member masyarakat miskin mata pencaharian berkelanjutan.
  6. Menggerakan sumber dana dan teknis yang cukup terutama pada Negara berkembang untuk mencapai target keanekaragaman hayati di lahan kering.

Jenis Pertanian

Ada 3 jenis pertanian yaitu:

a. Perkebunan

Perkebunan merupakan suatu areal yang ditanami tanaman perkebunan sebagai tanaman pokok. Berdasarkan skala pengusahaannya, perkebunan terdiri atas dua macam, yaitu perkebunan besar dan perkebunan rakyat.

1) Perkebunan besar
Perkebunan ini merupakan usaha yang dilakukan dalam skala besar dan tidak diusahakan secara individual.

Cirinya:

  • Lahan luas,
  • Modal cukup besar,
  • Jumlah tenaga kerja banyak,
  • Peralatan pertanian sudah beragam,
  • Produksi besar dan berorientasi pada ekspor.

2) Perkebunan rakyat
Perkebunan rakyat merupakan usaha perkebunan yang dilakukan masyarakat dalam skala kecil. Oleh sebab itu, perkebunan rakyat disebut juga sebagai perkebunan kecil.

Cirinya:

  • Luas lahannya sempit
  • Jumlah tenaga kerja sedikit

Hasil dari perkebunan selain digunakan sendiri yaitu diekspor ke luar negeri.

b. Sawah

Ada 4 jenis sawah, yaitu:

  1. Sawah irigasi adalah sawah yang mendapatkan air secara teratur sepanjang tahun. Sawah jenis irigasi mampu menghasilkan panen setahun 3 kali.
  2. Sawah tadah hujan adalah sawah yang memperoleh air hanya dari air hujan yang turun ke bumi. Jenis padi yang ditanam pada jenis sawah ini adalah padi gogo.
  3. Sawah pasang surut atau sawah bencah adalah sawah yang berada dekat dengan muara sungai atau di tepi pantai. Padi ditanam pada waktu surut. Jenis padi yang ditanam adalah gogo rancah.
  4. Sawah lebak adalah sawah yang ditanami padi dan berada pada kiri dan kanan sungai.

c. Ladang
Ladang merupakan penanaman padi pada tanah yang kering dengan membuka hutan. Setelah diusahakan dua atau tiga kali, lahan ini ditinggalkan. Sistem ini biasanya dilakukan di luar jawa.

Itulah ulasan materi mengenai pengertian dan jenis pertanian. Semoga bermanfaat ya. Jangan lupa like dan share.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY