Pengertian Danau dan Rawa

Pengertian Danau dan Rawa

6154
0
SHARE

Halo sahabat bangkusekolah.com, tentu kita semua tidak asing lagi dengan danau dan rawa, namun tahukah kalian apakah pengertian danau dan rawa itu? Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang pengertian danau dan rawa. Yuk kita simak.

A. Pengertian Danau

Danau adalah sekungan di daratan yang terisi air. Air danau berasal dari sungai, air hujan, gletser dan mata air. Danau yang memiliki saluran pembuangan (outlet), airnya tawar. Sebaliknya, danau yang tidak memiliki saluran pembuangan, airnya asin, misalnya Danau Laut Mati di Yordania.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

1. Jenis Danau

a) Jenis danau menurut prosesnya pembuatannya

– Danau alami :terbentuk secara alami. Contohnya Danau Toba.
– Danau buatan : dibuat oleh manusia. Contoh : Waduk Kedungombo.

b) Jenis danau menurut proses terjadinya

– Danau tektonik : terbentuk karena tenaga tektonik yang berasal dari dalam bumi atau tenaga endogen yang menyebabkan terjadinya pergeseran kulit bumi.
– Danau vulkanik : terbentuk karena letusan gunung api.
– Danau vulkano-tektonik : danau yang terbentuk karena proses vulkanik dan tektonik secara bersama-sama.
– Danau bendungan : danau yang terbentuk karena aliran air yang terbendung, baik secara alami maupun oleh manusia.
– Danau gletser : danau yang terbentuk karena es mencair. Pada saat gletser mencair dan meluncur ke bawah, gletser tersebut mengikis batuan yang dilalui sehingga terbentuklah cekungan. Jika cekungan itu terisi air maka terbentuklah danau.
– Danau karst : danau yang terbentuk karena pelapukan batuan kapur. Di daerah karst banyak dijumpai sekungan. Cekungan itu berasal dari pipa karst yang bertambha lebar karena pelapukan kimiawi. Pipa karts yang melebar dan membantuk sekungan dinamakan dolina.

2. Manfaat Danau dan Pelestariannya

Danau dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, seperti irigasi, pembangkit tenaga listrik, supali airminum penduduk perkotaan, perikanan dan pariwisata. Danau juga bisa digunakan untuk penampungan luapan air hujan di daerah aliran sungai sehingga dapat digunakan untuk mengurangi bahaya banjir.

Karena banyak manfaat yang bisa diperoleh, danau harus dilestarikan. Suatu danau dapat lenyap terutama disebabkan sedimentasi. Jika air sungai yang masuk ke danau membawa lumpur, lumpur itu akan diendapkan di dasar danau. Lama kelamaan danau akan penuh lumpur dan akhirnya kering. Air sungai banyak membawa lumpur jika DAS-nya rusak. Oleh karena itu DAS (Daerah Aliran Sungai) harus dijaga dengan baik, hutan tidak ditebang, dan petani di lingkungaan DAS harus memperhatikan cara bercocok tanam yang tidak menimbulkan erosi. Dengan kata lain, kelestarian lingkungan di sekitar danau harus diusahakan dengan sebaik-baiknya.

B. Pengertian Rawa

Rawa adalah tanah basah yang selalu digenangi air karena kekurangan drainase atau letaknya lebih rendah daripada daerah sekitarnya.

rawa-pening-view21

Penyebab terjadinya rawa:

a. Mengikuti perluasan daratan akibat sedimentasi akuatis.
b. Pengikisan air laut atau abrasi platform.
c. Kenaikan air laut pada zaman glasial.

Pada umumnya, rawa berada di daerah pantai landai dan di muara sungai besar. Di Indonesia, rawa terdapat di pantai timur Sumatera, pantai Kalimantan, Sulawesi Tenggara dan Papua. Daerah rawa sering ditumbuhi rumput rawa dan beberapa pohon perdu. Genangan air rawa berasal dari air hujan, air sungai, dan air laut. Air laut dapat memasuki daerah rawa karena pengaruh pasang. Oleh sebab itu, ada rawa yang berair tawar, payau dan asin.

Rumput rawa dan tumbuh-tumbuahn lainnya yang mati akan terpendam di dalam air. Lama kelamaan, tumpukan sisa-sisa tumbuhan tersebut berubah menjadi tanah gambut. Tanah gambut tidak terlalu tebal. Tanah ini tidak subur karena terlalu asam. Diperlukan teknologi tinggi untk merubah tanah gambut menjadi tanah pertanian.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY