Bioteknologi Tradisional dan Bioteknolgi Modern

Bioteknologi Tradisional dan Bioteknolgi Modern

1781
0
SHARE

A. Jenis Bioteknologi

Bioteknologi bisa dibedakan menjadi 2 jenis yaitu bioteknologi trandisional dan modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat banyak barang yang berasal dari pengolahan bioteknologi tradisional dan modern.

bioteknologi

1. Bioteknologi Tradisional

Bioteknologi tradisional menggunakan mikroorganisme (jamur dan bakteri) untuk membuat alcohol, asam asetat, gula, atau bahan makanan seperti kecap, tempe dan tuak.

Ciri-ciri bioteknologi tradisional yaitu:
a. Tidak menggunakan landasan prinsip-prinsip ilmiah.
b. Dilakukan hanya berdasarkan pengalaman pada pengalaman yang diwariskan oleh nenek moyang secara turun temurun.
c. Biasanya, belum dapat diproduksi secara missal karena produk hanya digunakan untuk keperluan kebutuhan sehari-hari.

2. Bioteknologi Modern

Saat ini, bioteknologi sudah berkembang pesat. Bioteknologi modern menggunakan prinsip-prinsip ilmiah saat memproduksi sesuatu. Prinsip-prinpsi ilimaih tersebut meliputi pemahaman tentang proses, peralatan yang digunakan, pemrosesan hasil dengan mesin, penegpakan, dan pemasaran.

Jika dalam bioteknologi digunakan mikroorganisme jamur dan bakteri, dalam bioteknologi modern digunakan berbagai macam mikroorganisme untuk memproduksi bahan makanan, pengubah bahan makanan, menghasilkan obat, untuk membasmi hama tanaman, mengendalaikan pencemaran, dan memisahkan logam.

Bioteknologi mampu berkembang pesat karena bantuan ilmu-ilmu yang lain. Ilmu-ilmu tersebut yaitu mikrobiologi, biokimia, biologi malekuler, genetika dan fisika.

Ciri-ciri bioteknologi modern yaitu:
a. Dilakukan dengan menggunakan prinsip-prinsip ilmiah.
b. Dilakukan tidak hanya secara turum temurun, tetapi berdasarkan pengkajian yang mendalam.
c. Dapat diproduksi secara missal, misalnya produk pabrik roti atau bir.

B. Perbandingan Bioteknologi Tradisional dengan Bioteknologi Modern

Bioteknologi Tradisional
1. Menggunakan makhluk hidup secara langsung
2. Tidak menggunakan prinsip-prinsip ilmiah
3. Hanya berdasarkan ketrampilan yang diwariskan secara turun temurun
4. Tidak dapat diproduksi secara massal

Bioteknologi Modern
1. Menggunakan makhluk hidup dan komponen-komponennya secara langsung
2. Menggunakan prinsip-prinsip ilmiah
3. Hasil pengkajian dari berbagai disiplin ilmu yang mendalam.
4. Dapat diproduksi secara massal

C. Alasan Digunakan Makhluk Hidup Dalam Proses Bioteknologi

Dalam menghasilkann produk, bioteknologi menggunakan makhluk hidup karena ada beberapa alasan, yaitu:
a. Makhluk hidup mampu berkembang biak atau dapat dikembangbiakkan, jadi makhluk hidup termasuk sumber daya alam yang dapat diperbaruhi.
b. Makhluk hidup mudah diperoleh.
c. Makhluk hidup yang dikembangkan secara aseksual (cloning) jika dipelihara terus menerus senantiasa sifat yang tetap, tidak berubah.
d. Sifat makhluk hidup dapat dirubah-rubah sesuai dengan kebutuhan manusia, contohnya melalui persilangan, penyambungan gen, dan pemutasian.
e. Dapat menghasilkan berbagai macam produk yang dibutuhkan oleh manusia.

Karena sifat-sifat makhluk hidup dikendalikan gen, maka berkembanglah teknologi untuk memanipulasi gen (rekayasa genetika) untuk memperoleh sifat yang diinginkan manusia. Dalam rekayasa genetika, orang dapat memotong atau menyambungkan gen untuk mendapatkan sifat baru yang diinginkan.

Sebagai contoh, dalam sel bakteri dapat dimasukkan insulin manusia sehingga bakteri tersebut mampu memproduksi insulin. Insulin manusia ini ditampung, kemudian dipasarkan untuk mengobati penyakit kencing manis atau diabetes mellitus. Dalam bidang kedokteran, pra pakar berhasil memproduksi antibode melalui bioteknologi. Selain itu, bioteknologi juga dapat bermanfaat melakukan terapi genetika, membuat antibiotik baru, membuat vaksin jenis baru dan masih banyak yang lain.

Pemanfaatan bioteknologi sudah banyak dilakukan untuk berbagai tujuan. Dalam kehidupan sekitar, kita bisa menemukan bahwa banyak sekali hasil produk dari proses bioteknologi. Misalnya dalam pembuatan makanan dan minuman, seperti kecap, anggur, yogurt dan sebagainya.

Itulah materi mengenai bioteknologi. Semoga setelah membaca dari awal sampai akhir, kamu bisa mengerti tentang pengertian, manfaat serta perbedaan antara bioteknologi trandisional dan modern. Jangan lupa like dan share ya!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY