Pengertian Litosfer dan Jenis Batuan

Pengertian Litosfer dan Jenis Batuan

6031
0
SHARE

Salah satu objek material geografi adalah litosfer. Apakah litosfer itu? Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang pengertian litosfer serta jenis batuan penyusunnya.

Pengertian litosfer

Litosfer berasal dari kata lithos yang berarti batu dan sphere yang berarti lapisan.

Litosfer adalah lapisan bumi yang paling luar. Kita biasanya menyebutnya dengan sebutan kerak bumi. Litosfer tersusun dari batuan. Proses pembentukan dari batuan tersebut berbeda-beda namun demikian induk batuan tersebut adalah magma.

Jenis batuan penyusun litosfer

Secara garis besar batuan penyusun litosfer dapat dikelompokan menjadi tiga jenis yaitu :

  • Batuan Beku
  • Batuan Sedimen 
  • Batuan Metamorf

Berikut ini kita akan bahas satu persatu jenis batuan di atas.

a. Batuan beku

merupakan batuan yang terbentuk dari magma yang membeku.

Batuan beku sendiri terdiri dari tiga macam yaitu :

  • Batuan beku dalam, merupakan batuan yang terbentuk akibat pembekuan magma di dalam kulit bumi. Misalnya diorit, granit dan gabro.
  • Batuan beku luar, merupakan batuan yang terbentuk akibat pembekuan magma di permukaan bumi. Misalnya batu apung, andesit, basalt, riolit dan obsidian.
  • Batuan beku korok, merupakan batuan yang terbentuk akibat magma yang membeku pada celah-celah kerak bumi sebelum magma sampai dipermukaan bumi. Misalnya granit, diorit

b. Batuan Sedimen

Batuan sedimen merupakan batuan yang terbentuk dari proses pengendapan / sedimentasi.

Berdasarkan medium pengendapannya batuan sedimen dibagi menjadi :

  • Batuan sedimen akuatis, yaitu batuan sedimen yang dibentuk oleh tenaga air. Misalnya konglomerat.
  • Batuan sedimen aeris, yaitu batuan sedimen yang dibentuk oleh tenaga angin. Misalnya pasir di gurun
  • Batuan sedimen glasial, yaitu batuan sedimen yang dibentuk oleh tenaga es. Misalnya moraine.

Berdasarkan proses pengendapannya, batuan sedimen dibagi menjadi :

  • Batuan sedimen kimiawi, yaitu batuan sedimen yang terbentuk akibat proses kimia didalamnya. Misalnya batu kapur
  • Batuan sedimen klastik, yaitu batuan sedimen yang terbentuk tanpa ada perubahan susunan kimia, jadi hanya perubahan dari ukuran besar menjadi kecil akibat tenaga mekanis. Misalnya konglomerat.
  • Batuan sedimen organik yaitu batuan sedimen yang selama pengendapannya dipengaruhi oleh bantuan organisme. Misalnya batuan terumbu karang.

c. Batuan Metamorf

Sesuai dengan namanya, batuan metamorf adalah batuan yang terbentuk dengan mengalami perubahan fisik dan susunan kimianya akibat dari suhu dan atau tekanan.

Batuan metamorf dibagi menjadi tiga yaitu :

  • Batuan metamorf pneumatalitis yaitu batuan yang terbentuk akibat pengaruh dari gas yang dihasilkan oleh magma. Misalnya intan, permata.
  • Batuan metamorf dinamo yaitu batuan yang terbentuk akibat tekanan yang sangat tinggi. Misalnya batu tulis.
  • Batuan metamorf kontak yaitu batuan yang terbentuk akibat suhu yang sangat tinggi. Misalnya marmer.

Demikianlah sedikit pembahasan mengenai pengertian litosfer dan jenis batuan penyusunnya, semoga bermanfaat bagi sahabat bangkusekolah.com. Terima kasih telah berkunjung, jangan lupa komentarnya ya. 🙂

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY