Cara membuat magnet

Cara membuat magnet

3542
0
SHARE

Sebelum membahas tentang cara membuat magnet, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu magnet.

Pengertian Magnet

Magnet adalah suatu benda yang memiliki medan magnet. Magnet dapat menarik benda lain yang terbuat dari besi, baja maupun logam-logam lainnya. Magnet memiliki 2 kutub yaitu kutub utara dan kutub selatan. Kedua kutub ini selalu ada meskipun kita memotong magnet menjadi bagian yang lebih kecil.

Sifat-sifat magnet

Beberapa sifat magnet antara lain sebagai berikut :

  • Dapat menarik logam tertentu
  • Memiliki 2 kutub yaitu kutub utara dan selatan
  • Kutub yang sama akan saling menolak dan kutub yang berbeda akan saling menarik
  • Gaya tarik terbesar magnet berada pada ujung kutubnya.
  • Garis daya pada magnet membentuk kurva tertutup (seperti gambar di bawah ini).

garis gaya magnet

Penggolongan benda berdasarkan sifat kemagnetannya adalah sebagai berikut :

  1. Feromagnetik yaitu bahan yang ditarik oleh magnet dengan kuat. Misalnya besi, baja, nikel.
  2. Paramagnetik yaitu bahan yang dapat ditarik oleh magnet namun daya tariknya tidak terlalu besar. Misalnya Aluminium, Platina, Kaca, Kayu
  3. Diamagnetik yaitu bahan yang ditolak oleh magnet. Misalnya emas, tembaga, timah hitam.

Penggolongan bahan pembuat magnet adalah sebagai berikut :

  1. Magnet keras, yaitu bahan yang sulit dijadikan magnet, namun ketika sudah menjadi magnet sifat kemagnetannya akan sulit juga hilang. Misalnya baja dan kobalt.
  2. Magnet lunak,yaitu bahan yang mudah dijadikan magnet, namun ketika sudah menjadi magnet sifat kemagnetannya akan mudah hilang juga (tidak bisa bertahan lama). Misalnya besi.

Bentuk magnet

Magnet dibuat dalam berbagai bentuk sesuai kebutuhan. Berikut ini adalah bentuk magnet yang paling sering kita jumpai.

 bentuk magnet

Cara membuat magnet

Magnet dapat dibuat dengan 3 cara yaitu

1. Menggosok

Pada cara ini, magnet digosokkan pada logam netral misalnya besi atau baja dengan arah tertentu (seperti gambar di bawah ini). Kutub magnet yang terbentuk pada besi yaitu kutup selatan pada akhir gosokan dan kutub utara pada awal gosokan.

menggosok

2. Elektromagnetik
Pada cara ini logam yang ingin dijadikan magnet dialiri arus listrik yang membentuk kumparan. Kutub magnet yang terbentuk mengikuti arah arus listrik yaitu pada bagian arus yang masuk akan menjadi kutub selatan dan pada bagian arus listrik yang keluar akan menjadi kutub utara. Dapat juga digunakan kaidah kepalan tangan kanan yang seperti memeras santan. Dimana ibu jari menunjukkan arah utara magnet dan keempat jari lainnya menunjukkan arah arus listrik.

elektromagnet

Magnet yang dibuat dengan elektromagnetik memiliki kelebihan sebagai berikut :

  • Kekuatan magnetnya dapat diatur dengan memperbanyak jumlah lilitan atau memperbesar arus listrik agar daya tariknya makin kuat dan sebaliknya.
  • Sifat kemagnetannya dapat dihilangkan dengan memutuskan arus listrik dan dimunculkan kembali dengan menyambungkan arus listrik
  • Kutub magnetnya dapat dipindah-pindah dengan mengatur arah arus listrik

3. Induksi

Pada cara ini, besi atau bahan yang ingin dijadikan magnet didekatkan dengan magnet. Kutub yang terbentuk yaitu berlawanan dengan kutub magnet penginduksi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut ini.

 induksi

Cara menghilangkan sifat kemagnetan

Magnet dapat kehilangan sifat kemagnetannya dengan cara :

  • Dipukul-pukul
  • Dipanaskan
  • Diputuskan arus listriknya pada magnet yang dibuat dengan cara elektromagnetik

Demikianlah pembahasan tentang magnet, semoga bermanfaat bagi sahabat bangkusekolah.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY