Pengertian Ekosistem dan Komponen Ekosistem

Pengertian Ekosistem dan Komponen Ekosistem

2055
0
SHARE

Pengertian Ekosistem

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antar makhluk hidup dengan lingkungannya.

Komponen pembentuk ekosistem

Komponen pembentuk ekosistem terdiri dari :

Komponen Abiotik,

yang terdiri dari benda-benda tak hidup misalnya air, angin, sinar matahari, tekanan udara, tanah, batu, iklim. Seluruh komponen tersebut memiliki pengaruh terhadap komponen lain yang berada dalam ekosistem yang sama. Contohnya sinar matahari mempengaruhi proses fotosintesis pada tumbuhan.

Komponen Biotik,

yang tediri dari berbagai jenis makhluk hidup. Berdasarkan peran dan fungsinya, komponen biotik dibedakan menjadi :

  • Produsen, yaitu makhluk hidup yang dapat menghasilkan makanan sendiri, misalnya tumbuhan yang bisa menghasilkan makanan bagi dirinya dengan proses fotosistesis.
  • Konsumen, yaitu makhluk hidup yang tidak dapat menghasilkan makanan sendiri, misalnya manusia dan hewan. Berdasarkan jenis makanannya konsumen dibedakan menjadi
    • Herbivora, yaitu pemakan tumbuhan. misalnya sapi, kambing.
    • Karnivora, yaitu pemakan daging. misalnya singa, harimau.
    • Omnivora, yaitu pemakan tumbuhan dan daging. misalnya manusia.
  • Pengurai, yaitu organisme yang berfungsi menguraikan zat-zat organik pada makhluk hidup yang telah mati. Misalnya bakteri dan jamur.

Tingkatan Ekosistem

Tingkatan organisasi dalam ekosistem terdiri dari :

  1. Individu, yaitu organisasi terkecil dalam ekosistem, misalnya seekor singa, seorang manusia, sebatang pohon
  2. Populasi, yaitu kumpulan individu yang sejenis pada suatu daerah dan dalam waktu tertentu. Misalnya segerombolan kuda liar, gerombolan kambing.
  3. Komunitas, yaitu kumpulan dari beberapa populasi yang saling berinteraksi pada suatu tempat dan waktu tertentu. Misalnya anggota komunitas savana, yang terdiri dari populasi rumput, populasi kuda, populasi singa.
  4. Ekosistem yaitu hubungan timbal balik komunitas dengan lingkungannya.
  5. Bioma, yaitu ekosistem-ekosistem yang terbentuk akibat perbedaan geografis dan astronomis.
  6. Biosfer, yaitu seluruh ekosistem yang ada di bumi.

Tipe ekosistem

  1. Ekosistem Air, misalnya ekosistem air tawar, ekosistem air laut, ekosistem pantai, ekosistem sungai, ekosistem terumbu karang, ekosistem laut dalam.
  2. Ekosistem Darat, misalnya ekosistem sabana, ekosistem padang rumput, ekosistem hutan hujan tropis, ekosistem gurun, ekosistem hutan gugur, taiga, tundra, karst.
  3. Ekosistem Buatan, misalnya perkebunan karet, bendungan, sawah, desa, kota.

Ketergantungan antar komponen ekosistem

Ketergantungan antar komponen  ekosistem dapat terjadi :

Antara Komponen Biotik dengan Komponen Abiotik

Ketergantungan antara komponen biotik dengan komponen abiotik dapat terjadi melalui siklus materi. Misalnya siklus air, siklus karbon, siklus nitrogen. Ulah manusia terkadang dapat mengganggu keseimbangan siklus ini.

Antara Sesama Komponen Biotik

Ketergantungan antara sesama komponen biotik dapat terjadi melalui proses :

  • Rantai makanan, yaitu peristiwa makan dan dimakan pada suatu ekosistem dalam tingkatan tertentu
  • Jaring-jaring makanan, yaitu kumpulan rantai makanan yang saling berhubungan dalam suatu ekosistem.

Interaksi antar komponen dalam ekosistem

  1. Predasi yaitu hubungan antara mangsa dengan predator. Misalnya hubungan antara tikus dengan ular.
  2. Kompetisi yaitu persaingan antarpopulasi satu dengan yang lain untuk memperebutkan sesuatu yang menjadi kebutuhan. Misalnya persaingan antar burung pemakan bangkai dalam mencari mangsa.
  3. Antibiosis, yaitu hubungan antara spesies yang satu dengan spesies yang lain dimana salah satu spesies menghambat pertumbuhan spesies yang lain. Misalnya pertumbuhan bakteri yang satu akan menghambat pertumbuhan bakteri yang lain.
  4. Simbiosis yaitu hubungan erat antara dua organisme dari spesies yang berbeda yang hidup bersama. Simbiosis dibedakan menjadi tiga jenis yaitu :
    • Simbiosis mutualisme, yaitu hubungan dua jenis organisme yang saling menguntungkan. Misalnya lebah madu dengan tanaman berbunga.
    • Simbiosis komensalisme, yaitu hubungan dua jenis organisme dimana salah satu organisme diuntungkan dan organisme yang lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan. Misalnya hubungan tanaman anggrek dengan tanaman inangnya.
    • Simbiosis parasitisme, yaitu hubungan dua jenis organisme dimana salah satu organisme diuntungkan dan organisme yang lain dirugikan. Misalnya hubungan tanaman benalu dengan tanaman inangnya.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian ekosistem dan komponen ekosistem, semoga bermanfaat bagi sahabat bangkusekolah.com. Terima kasih.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY